oleh oleh baduy

Keunikan Oleh- Oleh Baduy yang Sangat Otentik

Posted on

Oleh- oleh Baduy sebagian besar berasal dari kerajinan tangan warga suku Baduy yang cukup kreatif. Suku Baduy memang terkenal sangat menjunjung tinggi budayanya sehingga tidak heran banyak warga suku baduy yang membuat kerajinan tangan tradisional yang sangat lekat dengan budaya Baduy untuk dijadikan oleh-oleh.
Mengenal sekilas kehidupan suku Baduy
Desa adat Baduy merupakan salah satu desa adat yang berada di wilayah Kabupaten Lebak. Lokasi ini tidak jauh dari Ibukota Jakarta karena hanya membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 5 jam. Baduy sendiri terbagi ke dalam dua bagian yaitu Baduy dalam dan Baduy luar. Biasanya Baduy luar yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.
Jika berkunjung kesana, Anda akan melihat kearifan lokal warga baduy yang sangat lekat dengan budaya aslinya. Warga Baduy melakukan kegiatan bertani di ladang dan menenun kain. Hasilnya kemudian dibeli oleh para wisatawan sebagai oleh-oleh. Seluruh kerajinan tangan baik berupa tenunan maupun benda-benda lainnya berasal dari bahan yang didapat dari alam. Sehingga tidak heran jika para wisatawan khususnya yang berasal dari kota besar sangat bersemangat untuk membawa pulang oleh-oleh khas Baduy. Seperti diketahui di zaman yang sudah serba modern ini cukup sulit menemukan barang-barang otentik yang dihasilkan dengan cara alami tanpa bantuan teknologi sedikit pun.
Berbagai macam oleh-oleh khas Baduy
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, oleh-oleh khas Baduy berasal dari hasil bumi dan kerajinan yang dibuat sendiri oleh warganya. Kain tenun khas Baduy menjadi oleh-oleh yang banyak diincar oleh para wisatawan. Kain tenun ini dihasilkan langsung oleh perempuan Baduy dan memiliki motif yang sangat cantik. Harganya berkisar antara Rp. 100.000 hingga Rp. 250.000. Anda juga bisa membeli kain tenun yang sudah dibuat syal dengan harga Rp. 30.000.
Selain kain tenun, kerajinan tangan warga Baduy lainnya yang bisa dijadikan oleh-oleh adalah tas koja. Tas koja ini dianyam langsung oleh warga Baduy dan banyak digunakan sendiri oleh mereka. Harganya dimulai dari Rp. 30.000 hingga Rp. 200.000. Semakin besar ukuran tas yang dibuat maka akan semakin tinggi pula harga jualnya. Anda bisa memilih tas dengan ukuran yang sesuai dan bisa langsung memakainya atau dibawa pulang untuk dijadikan oleh-oleh.
Jika ingin oleh-oleh dengan harga yang lebih terjangkau, Anda bisa memilih berbagai aksesoris yang ditawarkan oleh penjual keliling. Harganya dimulai dari Rp. 5000/3 pcs hingga Rp. 10.000/3 pcs. Dari mulai kalung, gelang hingga gantungan kunci dijual lengkap disini.
Anda juga bisa merasakan langsung hasil bumi yang ditanam oleh orang Baduy. Bagi penggemar durian, Anda bisa datang ke pemukiman suku Baduy pada bulan februari. Pada bulan ini warga Baduy biasanya akan memanen durian yang mereka tanam secara melimpah. Selain dimakan langsung, Anda juga bisa membawa pulang durian tersebut untuk dijadikan oleh-oleh. Cukup menarik bukan?
Dan yang terakhir, Anda bisa membawa pulang madu asli Baduy sebagai oleh-oleh. Suku Baduy memiliki berbagai jenis madu yang dijual dengan harga beragam. Ada yang dihargai mulai dari Rp. 75.000/botol hingga Rp. 150.000/botol. Untuk rasa madunya tidak perlu diragukan lagi. Madu-madu tersebut dihasilkan langsung dari sarang lebahnya dan tidak dicampur dengan apapun. Tertarik untuk mengunjungi Desa adat Baduy yang berada di Lebak untuk melihat kearifan lokal yang dimiliki warganya? Jangan lupa untuk membeli barang-barang kerajinan menarik sebagai Oleh- oleh Baduy.

QUICK DETOX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *